Tantangan Procurement yang Sering Dihadapi oleh Perusahaan

tantangan procurement

Pernahkah kamu berpikir untuk mendirikan sebuah perusahaan?, apakah kamu sebenarnya tahu apa tujuan didirikannya sebuah perusahaan? Apakah kamu siap menghadapi tantangan yang dihadapi perusahaan? Sebenarnya pertanyaan diatas tidak perlu dipertanyakan. Namun bertolak dari pertanyaan seperti itu akan muncul banyak aspek yang belum kamu ketahui tentang internal dalam suatu perusahaan. Pada dasarnya suatu perusahaan didirikan untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat melalui manfaat dan kehadiran produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan. Tidak hanya sampai disitu, masyarakat yang ikut bekerja didalamnya juga diharapkan bisa selalu sejahtera.

Dapat dikatakan bahwa setiap perusahaan memiliki suatu procurement atau pengadaan barang. Seiring berkembangnya dunia teknologi, pengadaan barang dapat dilakukan melalui internet atau biasa disebut e-procurement. Keberadaan e-procurement dinilai sangat membantu kinerja perusahaan, seperti mengurangi beberapa anggaran yang kurang penting, menghindari praktik korupsi di lingkungan pengadaan, proses pengiriman barang bisa dipastikan tepat waktu, dan lain sebagainya. 

Salah satu platform e-procurement yang kompeten saat ini adalah situs Mbizmarket.co.id. Melalui situs Mbizmarket.co.id kamu bisa memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan perusahaan. Dengan menggunakan sistem terintegrasi, Mbizmarket.co.id bisa menyediakan ribuan penjual terpercaya serta ratusan ribu produk dan jasa yang ditawarkan. Mbizmarket.co.id sebagai situs pengadaan barang no,1 di Indonesia hadir sebagai solusi dari semua masalah dan hambatan yang sering dihadapi sebuah perusahaan. 

Baca juga : Mengenal Tahapan Purchasing dalam Sebuah Perusahaan

Terlepas dari segala kemudahan dan keunggulan dari e-procurement, ternyata terdapat juga dihadapkan pada berbagai tantangan. Apa saja tantangan procurement yang dihadapi? Dan bagaimana cara menghadapinya? Berikut ini adalah beberapa penjelasannya:

  • Komitmen dari pemimpin perusahaan.
  • Perubahan pemikiran dan tindakan dari pihak yang berkuasa atau stakeholder
  • Jumlah dan kualitas sumber daya manusia dalam perusahaan tersebut
  • Adanya infrastruktur yang memadai
  • Membangun komitmen di lingkungan procurement atau pengadaan
  • Harus melakukan peningkatan kapasitas dari sumber daya manusia di perusahaan
  • Mengembangkan IT untuk menunjang proses e-procurement
  • Memiliki manajemen resiko yang efektif
  • Beradaptasi dengan global

Namun hal tersebut tentu saja ada acara untuk mengatasi dan menghadapinya, apa saja solusi dari tantangan procurement tersebut, berikut penjelasannya:

  • Perlu adanya persiapan untuk membentuk SDM yang bermutu dan berbasis teknologi. Dengan memiliki SDM yang paham dengan teknologi, tentu mereka akan menjadi pengintegrasi antara teknologi dan e-procurement.
  • Perusahaan harus meningkatkan infrastrutur atau sarana prasarana untuk bisa menunjang segala kegiatan e-procurement.
  • Membuat sebuah regulasi yang jelas mengenai adanya e-procurement, yang diharapkan mampu melindungi kinerja e-procurement dan meningkatkan kepercayaan supplier terhadap teknologi ini.
  • Perusaaan yang menggunakan e-procurement harus selalu berinovasi, sehingga memiliki nilai tambah untuk mengatasi procurement perusahaan. Nilai tambah tersebut kemudian diharapkan bisa meningkatkan keefektifan dan efisiensi suatu proses e-procurement.
  • Membangun relasi yang baik di lingkungan pengadaan perlu dilakukan oleh seluruh stakeholder. Sistem yang telah terbangun akan statis jika tidak tercipta keharmonisan di dalam lingkungan pengadaan.
Sharing is Caring!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.