Perbedaan Procurement Tradisional dan eProcurement?

Apa bedanya pengadaan barang dan jasa yang tidak elektronik?
Kenapa harus pindah ke sistem eprocurement?

Pertanyaan ini kerap kami dapatkan saat ditanya tentang perbandingkan sistem pengadaan barang jasa tradisional/konvensional dan eprocurement. Secara singkat, eprocurement akan menghemat lebih banyak waktu dan tenaga Anda.

Detilnya? Berikut kami akan jelaskan perbedaannya.

Konvensional eProcurement
Pencarian produk dan harga, kontak vendor dilakukan manual Pencarian produk, harga, nomer kontak, deskripsi lengkap tersedia di online
Persetujuan masih menggunakan dokumen manual Persetujuan dapat dilakukan online
Pembayaran dilakukan di awal. Pembayaran dapat dilakukan di awal, ataupun berkala di akhir setelah barang diterima.
Pengiriman tidak terkontrol Pengiriman dapat dipantau.

Perbedaan jelas dari sistem tradisional dan eprocurement adalah kepraktisan. Sistem manual yang kurang efisien dan tidak transparan kerap memicu proses procurement yang berbelit dan mudah dikorupsi. Oleh karena itu dibutuhkan sistem eprocurement yang mudah dipantau oleh beberapa pihak sekaligus dan efisien karena semua pendaataan sudah tersimpan rapih secara online.

Sharing is Caring!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.